cara memilih bahyan baku

Memilih bahan baku kedelai yang tepat adalah langkah paling krusial untuk menjamin kualitas premium, konsistensi produksi 2 Ton per hari, dan kepatuhan terhadap sertifikasi Halal serta BPOM yang dimiliki Tempe Mas Didik.

Berikut adalah cara dan kriteria utama yang digunakan Tempe Mas Didik dalam memilih bahan baku kedelai:


🔍 Cara Memilih Bahan Baku Kedelai Tempe Mas Didik

Proses pemilihan bahan baku dilakukan melalui tiga tahap kontrol mutu yang ketat, memastikan hanya kedelai terbaik yang digunakan.

1. Kriteria Fisik dan Organoleptik (Pengecekan Awal)

Tahap ini dilakukan saat penerimaan bahan baku untuk memastikan kedelai memiliki kualitas fisik optimal:

KriteriaTarget Kualitas Tempe Mas DidikManfaat Kualitas
Bentuk & UkuranBiji kedelai seragam, bulat penuh, dan tidak pecah.Menjamin fermentasi yang merata dan tekstur tempe yang padat.
WarnaKuning cerah, tidak kusam atau ada noda kehitaman.Indikasi kedelai segar dan bebas jamur atau kerusakan penyimpanan.
AromaBeraroma khas kedelai, tidak berbau apek, tengik, atau asam.Mencegah rasa dan bau yang tidak diinginkan pada tempe akhir.
Kadar AirRendah dan sesuai standar penyimpanan.Mencegah pertumbuhan jamur atau bakteri yang tidak diinginkan sebelum diproses.

2. Kriteria Spesifik Produk & Legalitas

Pemilihan kedelai harus memenuhi standar tertinggi yang telah disetujui oleh lembaga sertifikasi:

  • Kejelasan Asal (Traceability): Kedelai yang dipilih harus memiliki catatan asal yang jelas untuk mempermudah pelacakan (terutama penting untuk standar BPOM).
  • Kriteria Organik (Untuk Lini Premium):
    • Kedelai harus bersertifikat Organik dan dijamin Non-GMO (Non-Rekayasa Genetik).
    • Harus ada jaminan kedelai ditanam tanpa penggunaan pestisida atau pupuk kimia sintetis.
  • Kesesuaian Halal: Dipastikan tidak ada kontaminasi silang (misalnya, dari bahan non-halal) selama proses penyimpanan dan transportasi kedelai dari pemasok.

3. Kriteria Fungsional (Efisiensi Produksi)

Untuk mendukung kapasitas produksi 2 Ton per hari, kedelai harus efisien dalam pengolahan:

  • Daya Kembang Optimal: Kedelai harus memiliki daya serap air yang baik, sehingga mengembang sempurna saat direbus dan menghasilkan tempe dengan yield (hasil) yang maksimal. Ini adalah kunci strategi untuk mengatasi lonjakan harga kedelai.
  • Waktu Rendam Stabil: Dipilih jenis kedelai yang waktu rendam dan perebusannya stabil, memungkinkan proses produksi massal berjalan lancar dan konsisten sesuai jadwal yang telah diotomatisasi oleh mesin canggih hasil kolaborasi kampus.
  • Respon terhadap Ragi: Kedelai harus memiliki respon optimal terhadap inokulasi ragi (Rhizopus), menjamin fermentasi berjalan sukses dan menghasilkan jamur yang seragam dalam waktu yang ditentukan.

Dengan menerapkan kriteria yang sangat ketat ini, Tempe Mas Didik memastikan bahwa setiap biji kedelai yang masuk ke pabrik di Gayamsari adalah fondasi untuk tempe berkualitas premium yang telah terjamin aman dan legal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *