Profil Tempe Mas Didik
Saudara-saudari, mitra bisnis, dan pecinta tempe di seluruh Nusantara!
Pesan dari Owner Rumah Tempe Mas Didik
Dua puluh tahun lebih. Dua dekade adalah perjalanan panjang yang kami lalui, berawal dari sebuah mimpi sederhana di dapur kecil, hingga kini Tempe Mas Didik berdiri sebagai produsen tempe dengan standar kualitas tinggi. Ini adalah kisah yang berdetak di setiap butir kedelai yang kami olah.
Cerita Tempe Mas Didik
Tempe Mas Didik didirikan pada tahun 2000 sebagai usaha rumahan sederhana yang fokus pada produksi tempe berkualitas untuk masyarakat sekitar. Berawal dari proses pembuatan tradisional dengan peralatan terbatas, kami terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi. Seiring meningkatnya permintaan, kami mengembangkan fasilitas produksi, memperbaiki manajemen usaha, serta memperluas jaringan di Semarang.
Pada dekade 2010-an, kami melakukan modernisasi proses produksi dengan teknologi yang lebih higienis dan efisien, tanpa meninggalkan cita rasa khas tempe tradisional. Memasuki era digital, kami memanfaatkan pemasaran online untuk memperkuat merek serta menjangkau pelanggan baru.
Hingga saat ini, Tempe Mas Didik telah tumbuh menjadi produsen tempe yang dikenal dengan kualitas, konsistensi, dan komitmen terhadap produk sehat berbahan baku kedelai pilihan, dengan kapasitas hingga 2 ton per hari.
Visi
Tempe Inovatif, Inspiratif, dan Kolaboratif
Misi
- Memimpin pengembangan produk turunan tempe yang inovatif dan serbaguna, didukung riset dan teknologi pangan modern.
- Menjaga standar keamanan pangan, memastikan setiap produk diproduksi secara higienis, konsisten, dan berkualitas tinggi.
- Mengedukasi masyarakat tentang nutrisi, manfaat kesehatan, dan sejarah tempe sebagai superfood asli Indonesia.
- Menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, inspiratif, dan berorientasi pada peningkatan keahlian.
- Membangun kolaborasi yang erat dan etis dengan seluruh rantai pasok.
Proses Produksi Tempe
1. Pemilihan Kedelai Terbaik
Kedelai berkualitas tinggi dipilih untuk memastikan rasa dan tekstur tempe yang sempurna.
2. Perendaman & Pembersihan
Kedelai direndam selama beberapa jam kemudian dibersihkan untuk menghilangkan kulit dan kotoran.
3. Perebusan
Kedelai direbus hingga teksturnya pas, membantu proses fermentasi menjadi lebih maksimal.
4. Inokulasi Ragi
Ragi tempe khusus dicampurkan secara merata agar fermentasi berjalan sempurna.
5. Pengemasan
Kedelai yang sudah diberi ragi dikemas sesuai ukuran produk secara higienis.
6. Fermentasi
Tempe difermentasi pada suhu terjaga hingga miselium putih tumbuh padat dan merata.
7. Kontrol Kualitas & Distribusi
Setiap tempe diperiksa kepadatan dan aromanya sebelum dikirim segar ke pelanggan.