
Berikut adalah pilar utama kebijakan Bapak Ahmad Lutfi terhadap UMKM Tempe di Jawa Tengah:
1. Peningkatan Mutu dan Sertifikasi Pangan
Ini adalah pilar utama kebijakan yang didorong Gubernur, mengingat pentingnya keamanan pangan:
- Akselerasi Sertifikasi Halal dan BPOM: Pemerintah Provinsi memberikan fasilitasi atau subsidi biaya pengurusan Sertifikat Halal dan Izin Edar BPOM RI bagi UMKM tempe. Tujuannya adalah memastikan semua tempe yang beredar di Jawa Tengah memiliki standar mutu yang jelas.
- Standarisasi Higienitas: Mendorong UMKM tempe untuk beralih dari proses produksi tradisional yang rawan kontaminasi ke fasilitas yang memenuhi standar Higiene Pangan Good Manufacturing Practice (GMP).
2. Modernisasi dan Transfer Teknologi
Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi pikiran “kolot” dan membuat UMKM lebih efisien, seperti yang telah dibuktikan oleh Tempe Mas Didik.
- Sinergi Akademisi-Bisnis: Mendorong dan memfasilitasi kolaborasi antara UMKM tempe dengan kampus-kampus di Jawa Tengah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan mesin canggih yang meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan mengurangi limbah.
- Pelatihan Manajemen Risiko: Memberikan edukasi dan pelatihan kepada owner UMKM tempe mengenai manajemen keuangan dan risiko, termasuk strategi menghadapi lonjakan harga kedelai tanpa mengorbankan kualitas.
3. Akses Pasar dan Program Nasional
Gubernur berupaya membuka pintu pasar yang lebih besar bagi UMKM tempe yang sudah bersertifikat:
- Integrasi Program Gizi Nasional: Memprioritaskan UMKM tempe yang telah bersertifikat (seperti Tempe Mas Didik) untuk menjadi supplier resmi dalam program-program pemerintah, termasuk program Badan Gizi Nasional atau penyaluran bantuan pangan.
- Promosi Digital dan Ekspor: Mendukung UMKM tempe untuk memasuki pasar online (seperti kemampuan Tempe Mas Didik untuk order online) dan membantu UMKM tempe yang siap ekspor untuk menjangkau pasar internasional.
4. Dukungan Bahan Baku
Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlanjutan produksi tempe sebagai pangan pokok.
- Kestabilan Harga Kedelai: Melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Bulog untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga kedelai sebagai bahan baku utama, melindungi UMKM tempe dari kerentanan harga yang ekstrem.
Secara keseluruhan, apresiasi Gubernur Ahmad Lutfi kepada Tempe Mas Didik dapat dilihat sebagai penegasan bahwa UMKM tempe di Jawa Tengah yang berani berinvestasi pada kualitas, inovasi, dan legalitas adalah masa depan industri pangan daerah.
